Masih ingat dengan kejayaan tim sepakbola
nasional Belanda di era 1970an?Ya, keberhasilan mereka mencapai final
Piala Dunia 1974, 1978, dan 2010 walaupun masih belum berhasil meraih
titel tertinggi, timnas Belanda telah berhasil membuka mata dunia atas
keindahan dan kehebatan filosofi total footballyang mereka usung.
Semangat total football ini
pertama kali diperkenalkan oleh pelatih kawakan, Rinus Michels, yang
mengantarkan klubnya, Ajax Amsterdam merajai kontes persepakbolaan
Belanda dan memenangkan EUFA Champions League ditahun 1971.
Michels mengawali karir sebagai produk asli binaan akademi Ajax
Amsterdam, bermain, hingga akhirnya menjadi pelatih di klub tersebut
dansinilah ia pertama kali mengenalkan prinsip totalfootball.
Taktik ini intinya sederhana saja, yaitu
seluruh pemain kecuali kiper harus turut serta baik dalam skema bertahan
maupun menyerang. Seorang striker harus merelakan egonya dan turun ke
belakang mengawal pemain lawan saat timnya diserang dan bek harus ikut
menyokong ke depan saat timnya menyerang. Kekosongan area yang
ditinggalkan setiap pemain akan langsung diisi oleh pemain lainnya. Kekompakan dan kesatuan tim dalam bermain jelas menjadi kunci utama. Tak heran, ampuhnya strategi total footballmenjadi inspirasi klub-klub besar dunia seperti FC Barcelona, Arsenal, dan timnas Spanyol.
Fisik yang prima dan skill yang mumpuni
adalah dua syarat mutlak yang harus dimiliki kesebelas pemain yang
bertempur di lapangan demi suksesnya taktik total football. Bagaimana caranya? KNVB, induk sepakbola tertinggi Belanda telah lama mencanangkan program pembinaan pemain dari
usia yang masih sangat muda, 5 tahun! Mereka juga memiliki kompetisi
berjenjang mulaidari U-6 hingga timnas senior. Pihak klub pun juga turut
serta. Tengok saja bagaimana hebatnya akademi pembinaan sepakbola
klub-klub Belanda yang sukses menghasilkan pemain-pemain hebat seperti
Johan Cruyff, Marco van Basten, Robinvan Persie, Arjen Robben, dan
Wesley Sneijder yang berprestasi dunia.
“Voetbal is ons leven, Sepakbola adalah hidup kami,” KNVB
Ya, seperti halnya Indonesia, Belanda memiliki basis pendukung fanatik yang sangat kuat. Sepakbola adalah bagian dari hidup dan kebanggaan masyarakatnya.
Mereka inilah pemain keduabelas sekaligus sumber motivasi bagi timnas
Belanda. Di mana pun timnas Belanda bermain, dapat dipastikan stadion
dan sepanjang jalan akan dipenuhi warnaoranye, warna kebesaran timnas
Belanda. Pada helatan final Piala Dunia 2010kemarin, puluhan ribu fans The Flying Dutchmen menempuh
jarak puluhan ribu kilometer untuk memberikan dukungan kepada tim
tercintanya. Bahkan, ada beberapa yang menempuh jalan spartan dengan
mengendarai mobil van mereka dan berkemah, sesuatu yang menjadi ciri
khas masyarakat Belanda.
Sebagai olahraga nasional, sepakbola dan
timnas Belanda yang kita lihat sekarang ini bukanlah produk instan
sekelompok kalangan saja tetapi adalah hasil sinergi semua elemen, induk
olahraga, klub, masyarakat, dengan menerjemahkan semangat membara
mereka menahan egonya dan bersatu padu dalam ‘total football’ demi membentuk tim kebanggaan negeri.
0 komentar:
Post a Comment